Rabu, 09 Juni 2010

Sebuah Kata Itu Tajam

Pernahkah anda berbicara sembarangan ?
atau pernahkah anda berbicara tidak sembarangan ?

atau mungkin pertanyaan yang lebih pantas adalah :
"pernahkah anda berbicara yang tanpa sadar itu menyakiti lawan bicara anda?"
Aku hanya bisa terdiam saat itu,
entah siapalah yang salah,
atau apalah hal kecil yang keluar itu membuat saya bingung . .
dan kesal disaat yang bersamaan .
Apa saya memang selalu salah?
Mengapa manusia selalu lebih mudah untuk mempermasalahkan?
mengapa manusia sulit untuk menahan perasaan?
Mengapa manusia diberi otak dan fikiran tetapi susah sekali untuk menggunakan?
atau memang ada yang salah didiri saya?
Saya lelah akan keterpojokan ini, s
aya merasa panas akan semuanya . .

Bukankah semua manusia memiliki hak yang sama dalam berbicara?
jika semua manusia memiliki hak yang sama dalam berbicara, seharusnya manusia juga memiliki hak yang sama besar untuk merasa marah, menuangkan komplain terhadap sesuatu, bukan ?
tapi mengapa manusia hanya mempergunakan hak untuk berbicara saja ?
tanpa pernah dipedulikan hak untuk berbicara atas komplain kenyamanan dirinya ?
mengapa manusia kurang menghargai arti kata bebas berpendapat ?
Apa menahan perasaan itu berarti keterpenjaraan suatu pendapat?
apa pendapat yang berbeda itu berarti suatu lambang sakral arti permusuhan ? Saya hanya manusia, yang juga memiliki perasaan yang sama lembutnya dengan anda semua . .
Saya tidak minta banyak, saya hanya ingin komplain saya didengar . .
saya hanya ingin bisa komplain tanpa ada konflik . .
saya hanya ingin bisa seperti kamu . .

Siasat 2009/2010

TONTI 08 ANGKATAN XVII SMAN 8 PALEMBANG

CERITA SEDERHANA TENTANG SEORANG IBU :)

she's my mom . . .
dia ibuku . . .

sederhana penampilannya, tapi tidak dengan hati kecilnya . .
biasa parasnya, namun tidak dengan segala nasihatnya . .

Ibu yang saya ingat, tidak pernah berkata secara langsung bahwa ia menyayangi saya . .
tidak pula pernah ia bilang, ia membenci saya saat saya keterlaluan . .
Ibu pula yang seingat saya, tidak pernah lupa bercerita tentang kesehariannya
namun tidak pernah lupa ia bertanya "how's your day love?"


Keluarga saya bukan keluarga yg ekspresif, tidak pernah ada cium pipi sebelum saya ke sekolah,
tidak pula ada obralan kata-kata sayang dirumah,
tapi bukan berarti itu tidak ada . . dan tidak berasa . .

Apa yg ibu lakukan untuk saya ?
Ibu akan selalu terbangun pukul 5 pagi, ambil air wudhu dan melaksanakan sholat subuhnya. .
dan disitu saya tau, ia juga tidak akan pernah absen mendoakan kami semua, anak-anaknya . .
Selepas sholat itu, ibu akan memasak air untuk membuat minum bagi saya, ayah dan saudara2 saya . .

3 gelas susu untuk saya, dan saudara2 saya dan segelas kopi untuk bapak . .
setiap pagi . .
dan saya tau, saya selalu merasa bersalah jika saya terlalu buru-buru ke sekolah dan lupa untuk minum susu "manis tidak hambar tidak" buatan beliau . .
dan saya tau pula, saya selalu rindu akan rasa susunya setiap saya sedang diluar rmh atau beliau sedang tidak dirumah . .

Setiap saya bangun pukul 06.00, beliau pasti masih mengenakan mukena,
yaa Ibu memakai mukena itu dari pukul 05.00 pagi, dari ia menunaikan ibadah subuh hingga ia akan masak . .
Ibu bilang "rumah banyak nyamuk, kalo pake mukena aman . . "
ibu . . ibu . . ada ada saja . . :)

Ibu juga tidak pernah melewatkan menonton acara happy song di indosiar tiap siang, dan bercerita dengan semangat kalau-kalau saat itu saya sedang dirumah . . siapa yang menang, pesertanya bisa menjawab atau tidak dsb . She loves choki a lot, "santun" beliau berkata . .

Diawali dengan nyanyian asmaul husna diakhiri dengan shalawat . .
itu ibu lakukan setiap hari . . . tidak perduli saya sedang nonton tivi atau tidak, biasanya kalau sudah begitu, saya mengalah dan memilih masuk kedalam kamar . .
saya tidak mau ibu terganggu, dan sayapun menjadi tidak konsen nonton tv . . hehe

Ibu pula yang tidak pernah lupa mengingatkan saya untuk shalat dan makan . .
setiap jam makan . .
beliau pandai memasak,
oleh karena itu, Ibu selalu bertanya kepada saya "mau makan apa buat makan siang nanti?"


Ibu tidak suka jajan, nampaknya hal ini berbeda dgn saya,
hehe


cita-cita ibu ?
ah tidak banyak,
ibu hanya ingin melihat saya serta kakak dan adik saya menjadi orang yg sukses dan berkehidupan yg layak serta ingin menggendong cucu dari saya . .

makanya ibu sehat ya . . . dwi sayang ibu . .
^_^

PERBEDAAN TEBAL ANTARA KECEWA DAN MARAH

Teruntukmu, pria . .

Tahukan anda bahasa wanita? mengertikah anda tentang bagaimana wanita berkomunikasi? tahukah anda arti sebenarnya dari apa yang wanita ucapkan?

Tahukah anda saat wanita marah ia akan melemparkan anda dengan kata-kata panjang, kadang menyakitkan, omelan tiada henti dan judgement-judgement yang anda selalu nilai salah ? tapi tahukah anda saat wanita masih memiliki kemampuan untuk melontarkan amarahnya dengan bahasa verbal itu berarti ia masih peduli terhadap anda ?

Dan tahukah anda, saat wanita sudah tidak lagi memberikan omelannya terhadap anda tentang perlakuan anda yang terulang kembali itu berarti ia sudah lelah dengan tingkah laku anda ?

bukan saatnya untuk tenang pria, karena disitu wanita akan masuk ketahap lebih tinggi lagi dari suatu perasaan emosional yang menggebu-gebu yang biasa kita sebut dengan "kecewa".

Wanita dengan kecewa itu tidak mudah pria, bukan waktunya untuk lega saat wanita anda berhenti mengomeli anda dengan kata-kata yang seakan tiada henti, suatu kesalahan fatal saat anda berfikir semua akan baik-baik saja karena wanita anda sudah berhenti berbicara, suatu kesalahan fatal . . karena disaat wanita berhenti berbicara, ia mulai berfikir, APA ANDA MEMANG LAYAK UNTUK DI PERTAHANKAN ??

About Me

aku Dwi Ayu Lestari, banyak yang memanggilku Dwi dan Wiwik. kelahiran Palembang, 18 Januari 1994. putri kedua dari pasangan Ir. Padli Madjid dan Rulianti, S.Pd.

riwayat pendidikan ::

- TK Aisiyah Palembang
- SD Muhammadiyah 16 Palembang 1999
- SMP Negeri 35 Palembang 2005
- SMA Negeri 8 Palembang 2008
- Poltekkes Kemenkes Palembang Jurusan Keperawatan 2011